Breaking News

Fintech Yang Sudah Berizin Di Ojk 2021

Fintech Yang Sudah Berizin Di Ojk 2021. Enam penyelenggara fintech lending di atas dinilai tidak memenuhi ketentuan pasal 10 pojk ojk mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang sudah terdaftar atau berizin dari ojk. Berikut daftar fintech yang terdaftar di ojk terbaru:

Sudah 158 Perusahaan Fintech yang Terdaftar di OJK hingga ...
Sudah 158 Perusahaan Fintech yang Terdaftar di OJK hingga … from blue.kumparan.com

Menurut cnbc indonesia, di luar 149 penyelenggara pinjaman online tersebut, ada dua penyedia fintech lending yang surat tanda bukti terdaftarnya dibatalkan yaitu pt seva kreasi digital dan pt asia ocean fintek. 77/pojk.01/2016 tentang layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi, atau disebut juga peer to peer lending (p2p lending). Terlebih lagi, sudah ada beberapa inovasi trend fintech 2021 yang siap untuk anda coba.

Kalau sudah terdaftar di ojk, kamu bisa pinjam online dengan aman!

Ketimpangan begitu kentara di industri fintech lending. Terdapat penambahan dua penyelenggara fintech berizin, tokomodal dan uangteman. Sehingga ini menjadi berita baik, karena dgn semakin banyak yg terdaftar/berizin dari ojk maka customer semakin tenang dalam bertransaksi. Terdapat 1 penyelenggara fintech lending yang dibatalkan surat tanda bukti terdaftarnya, yaitu pt global kapital tech, demikian.

Baca Juga :   Investasi Bodong Robot 2021

Ojk mengimbau masyarakat menggunakan jasa fintech lending yang sudah terdaftar ada berizin di lembaga pengawas tersebut. Ojk mencatat jumlah penyelenggara fintech pinjaman online (pinjol) yang terdaftar dan berizin di ojk ada 125 perusahaan per 10 juni 2021. Jumlah ini berkurang dibandingkan pada desember 2020, karena ojk membatalkan surat tanda bukti terdaftar pada pt global kapital tech. Artinya, jumlah fintech yang terdaftar dan berizin bertambah 11 dari jumlah fintech per 21 desember 2018 yang sebanyak 88 fintech.

Yang kami beri tanda bold (tebal) adalah perusahaan fintech yang sudah memiliki izin usaha.

Hubungi kontak ojk 157 melalui nomor telepon 157 atau layanan whatsapp 081157157157 untuk mengecek status izin penawaran produk jasa keuangan yang anda. Berikut daftar fintech yang terdaftar di ojk berdasarkan data yang dirilis ojk 7 september 2020. Ia menegaskan, ada sejumlah bahaya apabila masyarakat melakukan pinjaman melalui aplikasi fintech lending ilegal. 77/pojk.01/2016 tentang layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi, atau disebut juga peer to peer lending (p2p lending).

Padahal, di tahun 2017 penyaluran pinjaman.

Daftar pinjol resmi terdaftar ojk 2021. Enam penyelenggara fintech lending di atas dinilai tidak memenuhi ketentuan pasal 10 pojk ojk mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang sudah terdaftar atau berizin dari ojk. Yang kami beri tanda bold (tebal) adalah perusahaan fintech yang sudah memiliki izin usaha. Berikut daftar fintech yang terdaftar di ojk terbaru:

Baca Juga :   Aplikasi Pinjaman Uang 2019 Kotamobagu

Karena di fintech lending ini banyak yang modalnya kecil tidak bisa bertahan.

Terdapat penambahan dua penyelenggara fintech berizin, tokomodal dan uangteman. Enam penyelenggara fintech lending di atas dinilai tidak memenuhi ketentuan pasal 10 pojk ojk mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang sudah terdaftar atau berizin dari ojk. Jumlah ini berkurang dibandingkan pada desember 2020, karena ojk membatalkan surat tanda bukti terdaftar pada pt global kapital tech. Menurut cnbc indonesia, di luar 149 penyelenggara pinjaman online tersebut, ada dua penyedia fintech lending yang surat tanda bukti terdaftarnya dibatalkan yaitu pt seva kreasi digital dan pt asia ocean fintek.


Jadi selain mengetahui fintek yang legal dan ilegal, anda baik konsumen atau investor wajib mengetahui masa operasionalnya. Sampai dengan 10 juni 2021, total terdapat 125 pinjol yang terdaftar di ojk, atau berkurang 6 fintech dari yang terakhir kali dilaporkan pada akhir mei dengan pengumuman tersebut, ojk mengimbau masyarakat untuk menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang sudah terdaftar/berizin. Ia menegaskan, ada sejumlah bahaya apabila masyarakat melakukan pinjaman melalui aplikasi fintech lending ilegal. Mengacu data terakhir yang dirilis otoritas jasa keuangan (ojk) pada 4 mei 2021, financial technology (fintech) peer artinya jika fintech sudah berizin dan terdaftar di ojk, kegiatan yang.

Per 10 juni 2021, total jumlahnya ada sebanyak 125 perusahaan.